Langsung ke konten utama

Happy Eid Mubarak

Wrong Calculation

Hai, sudah lama gue gak nulis. Males aja karena banyak tugas kuliah dan jadwal kuliah gue hampir semua masuk pagi dan pulang sore.

Kali ini mungkin sedikit beberapa keluhan mengenai akhir-akhir ini. Sesuai judulnya “salah perhitungan” .

Jadi tahun lalu gue dapat beasiswa, lebih tepatnya bantuan dana. Gue seneng dan kaget. Seketika itu banyak planning dalam pikiran gue buat ngabisin uang itu. Mulai dari upgrade laptop, mulai usaha, investasi, trading, dan lain sebagainya. Dan entah kenapa dari semua planning itu gak ada yang terealisasikan sama sekali. Iya sama sekali.

Waktu itu gue di jogja ngekos sendirian perbulan bayar 500 ribu. Uang itu gue buat bayar kos tersebut. Ada UKT yang Belum terbayarkan, dan akhirnya gue bayar ukt tiga semester buat uang itu. Ada sisa lumayan banyak dari uang itu. Tabungan gue juga lumayan, yaa… meskipun gak nyampe 1jt. Entah kenapa waktu itu gue lagi seneng-senengnya pesan makanan di Gofood. Bisa dibilang ketagihan, karena banyak promo seperti minimal pembelian 40rb dengan Gopay ada diskon bahkan waktu itu pernah order 50rb hanya bayar 9rb sangking besarnya promo itu. Hingga gue tanpa sadar promo itu sudah berkurang dan gue masih enak order terus. Bisa dibilang gue sampai habis lebih 1jt sebulan buat makan. Tidak seperti biasa yang paling 500rb buat uang makan selama 1 bulan, bahkan itu bisa sisa.

Dan akhirnya gue membuat kesalan terbesar gue dimana gue menggunakan uang UKT yang harusnya gue gunakan buat bayar malah gue gunakan hal lain yang sia-sia makan enak terus menerus lewat Gofood itu.

Dan apa yang terjadi? Ya, gue pinjam uang teman gue.

Ini gue tulis dalam keadaan lapar, uang tinggal buat makan sehari &#*^#*&@*&



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Desire and Religion

foto gue dan kawan gue dipesantren. Kali ini gue agak bener. Gue mau minta maaf dulu ke diri gue sendiri karena gak konsisten menulis. Lagi males. Sewaktu kecil gue selalu dididik berdasarkan agama. Diwajibkan sholat ketika sudah berumur 10 tahun, bahkan orang tua gue memukul kalau tidak sholat. Waktu gue kecil gue sudah dilatih untuk terbiasah sholat 5 waktu. Toleransi pada waktu subuh karena gue susah dibangunin (waktu kecil -10 th ). Bahkan gue ditakut-takuti bahwa nanti jika gue tidak sholat gue akan didatengin ular berkepala 6 dan ular itu akan menggigit kepala gue, memotong, mencabik diri gue sampai hancur lalu dibakar. Gue nangis pada waktu itu, ketakutan, dan akhirnya gue sholat. Padahal itu cerita yang menarik kalau dipikir-pikir sekarang. Mungkin bisa dijadikan series. Nilai agama gue selalu tertinggi sejak gue SD setidaknya sampai MA (sejenis MAN tapi swasta) karena di MA pelajaran agama sudah mulai bercabang ada Fiqih, Aqidah, Qur’an Hadist, Sejarah Islam, dan Bahasa ...

Day 2 - All About Today

Foto pemenang lomba pensi tingkat kelas se-SMA . 27 Januari 2022, tepat ketika gue menulis ini dan menerbitkan blog pribadi gue.  Cerita kali ini sedikit membosankan, jika kalian mau skip  mulai dari sini sekarang . Foto seadanya karena ga ada foto yang sesuai dengan topik sekarang. Hari ini, hari kedua gue sejak menulis ini. Hari ini kuliah gue sedang libur. Sejak kemaren sih 7 hari yang lalu. Aktifitas gue seperti hari-hari biasanya. Bangun jam 4 pagi buat sholat subuh kemudian tidur lagi mumpung libur. Yah… biasanya juga gitu sih meskipun gak libur. Bedanya kalo libur gue bangun bebas mentok jam setengah 10. Bangun pagi kuterus mandi. Bukan-bukan. Bangun tidur gue buka hape, sudah jadi aktifitas tiap gue bangun tidur. Ngecek wa, instagram, twitter, dan email karena siapa tau ada orderan masuk. Biasa… anak freelancer. Setelah beberapa menit kemudian, gue beralih ke laptop gak tau mau ngapain paling cuma buka youtube setel playlist buat rumah gue agak rame. Kadang juga ...

Day 1 - All About Me

26 Januari 2022 blog ini ditulis. Ini hari pertama gue buat blog. Tanpa budget, tanpa pengalaman, dan gue tetap maksain biar gue terbiasa dengan menulis dan bertujuan suka membaca. Sebelum itu kita kenalan dulu. Hai, perkenalkan nama gue Ahmad Ubaidillah. Gue merupakan anak kesatu satu-satunya. Tidak seperti orang lain yang berkata bahwa anak pertama enak karena karena semua warisan akan turun ke gue. Emang enak? Dapet warisan? Gue dibesarkan dilingkungan pedesaan dimana… oh iya lupa kenalin nama gue Ahmad Ubaidillah panggil aja Ubed. Kok ubed? Bukan ubaid? Ya begitulah kata orang tua gue nama panggilan gue ubed. Mau dibahas? Oke Nama gue diambil dari bahasa arab “ubaidun” gak pernah dengar? Sama. Berasal dari kata “abdun” yang mengikuti wazan isim tashgir (pengecilan) “fu’ailun” maka menjadi “ubaidun” yang artinya hamba kecil, ya... meskipun gue orangnya besar sih :v . Mulai dari mana lagi nih. Oh iya dibesarkan. Oke, gue dibesarkan dilingkungan pedesaan setidaknya sampai gue SMP ...

Happy Eid Mubarak

Hai, akhirnya gue nulis lagi setelah sekian lama gue males dan lupa kalau punya blog ini. Apa kabar kalian semua? Baik-baik saja? Semoga baik-baik saja. Minal aidzin wal faidzin  buat kalian yang baca blog ini mohon maaf lahir dan batin kalau selama ini gue buat salah bagi yang kenal gue di reallife dan mohon maaf jika selama ini ada salah dalam penulisan gue. Dan kalian yang gue anggap pernah menyakitin hati gue, gue maafin semuanya dari lahir dan batin. Happy Eid Mubarak, and have a beautiful day.

Day 3 - Happy Day

Sesuatu yang gue tunggu dari tiga hari yang lalu akhirnya dateng pada hari ini. Gue seneng banget, makanya gue kasih judul “Happy Day”. Ya, hal itu adalah hape baru yang akhirnya bisa kebeli dengan uang gue sendiri. Tadi pagi gue kepikiran sesuatu yang seru buat gue tulis diblog ini. Tapi takdir berkata lain semenjak batre hape gue tiba-tiba sakit. Gak sehat. Dicharge 80% dapet beberapa menit langsung abis. Setelah gue buka softcase (silikon) hape gue ternyata batrainya sudah hamil. Ga tau siapa yang bertanggung jawab selain gue sendiri gara-gara ngasih colokan sembarangan-Sudah rusak-Gak tegak lurus lagi-tapi tetep gue masukin. Alhasil kan hape gue hamil. Gue bawa kerumah sakit hape gue (konter), kata mas-mas yang jaga “wah wes parah iki mas, diapakno ae karo sampean sampe ngene iki (wah sudah parah ini kak, diapain aja sama kamu sampai kayak gini)” ya gue jawab gue colokin terus tiap lemah. Lalu gue tanya ke mas-nya “ganti baterai berapa mas?”, si mas-nya jawab “125 mas sekali pasa...